Riwayat Hidup Maha Kassapa (4)

Bagaimana Kassapa Bertemu Buddha ?

Melanjutkan cerita kita, marilah sekarang kita kembali ke Maha Kassapa. Kemana beliau pergi setelah tiba di persimpangan jalan tersebut? Menurut catatan, ketika Maha Kassapa dan Bhadda Kapilani berpisah, bumi bergetar akibat kebajikan mulia dari aksi pelepasan mereka. Buddha merasakan getaran bumi ini dan Beliau segera mengetahui bahwa seorang siswa utama sedang berjalan menemuiNya. Beliau kemudian turun ke jalan, berjalan sejarak lima mil dengan calon muridNya – sebuah tindakan kasih yang sering dipuji di kemudian hari.

Di jalan antara Rajagaha dan Nalanda, Buddha duduk di bawah pohon beringin, menunggu calon muridNya tiba. Ketika Kassapa tiba di tempat tersebut dan melihat pancaran cahaya dari Buddha, merasakan Pencerahan darinya, dia berpikir, “Dia pastilah Guru yang selama ini kucari-cari!” Dia mendekati Buddha, memberikan penghormatan, bersujud di depan kakiNya dan berkata: “Yang Tercerahkan, Buddha, Anda adalah Guru saya, dan saya adalah murid Anda!”

Buddha berkata: “Duduklah Kassapa. Aku akan memberimu warisanmu.” Beliau kemudian memberikan tiga nasehat:

“Kamu harus melatih dirimu seperti ini Kassapa: ‘Rasa malu dan takut untuk berbuat jahat (hiri-ottappa) akan tampak dalam diriku oleh senior-seniorku, murid-murid pemula, dan mereka semua yang berada dalam status sedang di dalam Persaudaraan.

“Ajaran apapun yang kudengar yang membawa pada sesuatu yang bermanfaat, akan kudengarkan dengan telinga yang tajam, merenungkannya, dan menyerapnya dengan sepenuh hatiku.

“’Kesadaran badan jasmani yang berkaitan dengan kesenangan tidak boleh kuabaikan!’ Demikianlah hendaknya kamu melatih dirimu sendiri.”

Kemudian keduanya berjalan menuju Rajagaha. Dalam perjalanan, Buddha hendak beristirahat dan beranjak meninggalkan sisi jalan menuju akar sebuah pohon yang besar. Maha Kassapa kemudian melipat jubahnya dan meminta Gurunya untuk duduk diatasnya, karena ini akan memberikan Kassapa banyak manfaat untuk waktu yang lama. Buddha akhirnya duduk di atas jubah Kassapa dan berkata: “Sungguh lembut jubahmu, Kassapa.” Mendengar ini Kassapa membalas: “Semoga Yang Terbekahi, O Yang Mulia, berkenan menerima jubah ini sebagai belas kasih kepadaku!” – “Tetapi Kassapa, apakah kamu dapat mengenakan jubah kasar dan tua milikKu ini?” Dipenuhi suka cita, Kassapa berkata: “Tentu saja, Yang Mulia, aku dapat mengenakan jubah kasar dan tua milik Yang Terbekahi.”

Pertukaran jubah ini dapat dianggap sebagai kejadian luar biasa yang terjadi pada Kassapa, sebuah penghargaan yang tidak didapatkan oleh siswa-siswa lainnya. Dengan pertukaran jubah ini Buddha mungkin saja memiliki maksud untuk memotivasi Kassapa untuk mengamati beberapa “praktek sederhana” (dhutanga) misalnya, mengenakan hanya tiga set jubah, pergi berpindapatta dan tidak memiliki rumah. Ini akan menjadi sebuah cara perilaku dengan mengenakan jubah usang Buddha. Demikianlah yang dikatakan komentator. Akan tetapi, tawaran Buddha bisa jadi merupakan sebuah tindakan spontan dalam merespon persembahan jubah oleh Kassapa.

Kassapa sesungguhnya menjalani tiga belas praktek sederhana yang diijinkan Buddha untuk tujuan mengembangkan kesederhanaan, pelepasan, dan energy. Pada kesempatan yang berbeda, Kassapa dikatakan Buddha sebagai yang terkemuka di antara para bhikkhu yang mengamati praktek sederhana. Siswa-siswa Kassapa juga mempraktekkan kesederhanaan yang serupa.

Hanya butuh waktu tujuh hari setelah penahbisannya dan pertukaran jubah itu Kassapa berhasil mencapai tingkat kesucian Arahat. Hal ini disampaikan kepada Ananda di jauh hari kemudian, Kassapa berkata: “Selama tujuh hari, sahabat, aku berpindapatta mengelilingi kota sebagai seseorang yang belum terbebaskan, kemudian pada hari kedelapan pengetahuan akhir tingkat kesucian Arahat muncul dalam diriku” (S. 16:11).

Source:

http://www.accesstoinsight.org/lib/authors/hecker/wheel345.html#ch2

Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: