Riwayat Hidup Maha Kassapa (6)

Perjumpaan dengan Para Dewa

Dua pertemuan Maha Kassapa dengan para dewa tingkatan rendah atau yang tinggi telah tercatat. Catatan-catatan ini berhubungan karena keduanya menggambarkan semangat kebebasannya dan kebulatan tekadnya untuk tetap menjalani kehidupan yang keras tanpa menerima keistimewaan yang ditawarkan dari manapun.

Terdapat seorang dewi muda bernama Laja yang mengingat bahwa dia memperoleh kebahagiaan surgawinya saat ini adalah dikarenakan pada kehidupan sebelumnya di alam manusia sebagai seorang wanita miskin, dia telah mempersembahkan kerak nasi kepada Sesepuh Maha Kassapa dan dengan penuh keyakinan, mengucapkan aspirasi: “Semoga aku menjadi pengikut dari kebenaran yang telah Anda lihat!”. Dalam perjalanan pulangnya menuju rumah, ketika sedang merenungkan persembahannya, dia tewas dipatuk ular dan dengan segera terlahir kembali di surga Tiga Puluh Tiga Dewa, di tengah-tengah kemewahan.

Dewi ini mengingat kejadian itu dan sebagai ungkapan rasa syukurnya, dia bermaksud untuk melayani Sesepuh. Dia pun turun ke bumi, menyapu pondok Sesepuh dan mengisi air ke dalam bejana-bejana. Setelah dia melakukan hal tersebut selama tiga hari, Sesepuh melihat cahaya dewanya dari dalam pondokannya dan setelah bertanya padanya, memintanya pergi karena beliau tidak mengharapkan kedepannya apabila diketahui oleh para bhikkhu berikutnya, mencelanya. Permohonan beliau ternyata tidak berhasil, dewi itu pun terbang ke angkasa dengan penuh kesedihan. Buddha yang mengetahui apa yang terjadi, muncul di hadapan dewi muda tersebut dan menenangkannya dengan berkhotbah tentang nilai perbuatan baik dan pahala dari perbuatan tersebut. Tetapi Beliau juga berkata bahwa sudah menjadi tugas Kassapa untuk berlatih dalam penuh pengendalian (Penjelasan Dh. 118).

Dalam cerita lainnya dikisahkan bahwa Masa Kassapa, saat sedang berdiam di Gua Pipphali, telah memasuki sebuah periode meditasi tak terputus selama tujuh hari, menghabiskan waktunya dalam postur meditasi yang tak tergoyahkan. Pada akhir periode tersebut, setelah selesai bermeditasi, beliau pergi menuju Rajagaha untuk berpindapatta. Pada saat itu muncullah di dalam diri lima ratus dewi dari alam surgawi Sakka sebuah keinginan mendalam untuk mempersembahkan dana makanan kepada Yang Mulia Maha Kassapa. Dengan makanan yang telah tersaji, mereka mendekati Sesepuh, meminta kesediaannya untuk menerima persembahan dana tersebut. Tetapi Kassapa meminta mereka untuk pergi dengan alasan dia ingin memberikan berkahnya kepada orang-orang miskin sehingga mereka dapat memperoleh manfaat dari jasa perbuatan baik mereka.

Oleh karena beliau tidak menyerah atas permohonan para dewi tersebut, akhirnya mereka pun pergi. Ketika Sakka, raja para dewa, mendengar usaha sia-sia para dewi tersebut, sebuah keinginan mendalam muncul dalam dirinya untuk mempersembahkan dana makanan kepada Sesepuh. Agar tidak ditolak, dia pun merubah wujudnya menjadi seorang penenun tua. Ketika Maha Kassapa datang mendekat, dia mempersembahkan nasi kepada beliau, dan pada saat nasi tersebut diterima, nasi itu berubah menjadi sangat harum. Akhirnya Maha Kassapa mengetahui siapa sesungguhnya si penenun tua itu dan kemudian mendekati Sakka: “Anda telah melakukan sebuah kesalahan yang menyedihkan, Kosiya. Dengan melakukan hal ini, Anda telah melenyapkan kesempatan orang-orang miskin untuk melakukan perbuatan baik. Jangan pernah mengulangi hal ini lagi!”

“Kami juga membutuhkan jasa perbuatan baik, Yang Mulia Kassapa! Kami juga membutuhkannya! Tetapi apakah saya telah memperoleh jasa perbuatan baikdengan memberikan persembahan kepada Anda melalui  tipu muslihat?”

“Anda telah memperoleh jasa perbuatan baik, teman.” Saat Sakka hendak pergi, menyuarakan “Ungkapan Kesungguhan” (udana) berikut ini:

“Oh, persembahan! Persembahan tertinggi!

Diberikan kepada Kassapa!”

–          Penjelasan Dh. 56; lihat Udana 3:7

sumber:

Riwayat Hidup Maha Kassapa – Bapak Sangha, Insight Vidyasena Production

Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: